7 Tips Membuat Film Pendek Berkualitas dengan Vivo X50 Pro

Kreator konten dalam beberapa tahun terakhir menjadi profesi yang banyak diidam-idamkan, khususnya kalangan anak muda. Bahkan, ada celoteh anak usia sekolah dasar yang bercita-cita menjadi kreator konten. Terlebih, teknologi memungkinkan semua orang untuk menciptakan konten.

Mudahnya membuat konten ditunjang oleh munculnya berbagai perangkat yang mengakomodasi kebutuhan itu. Sekarang ini cukup dengan modal smartphone, siapapun bisa berkreasi sesuai dengan kreativitas masing-masing, bisa video, foto, ilustrasi dan bahkan di level yang lebih serius, misalnya membuat film karya sendiri.

Misalnya di perangkat vivo X50 Pro yang hadir dengan terobosan teknologi Gimbal Stabilization, teknologi yang tidak cuma mendukung aktivitas fotografi, tetapi juga memaksimalkan pengalaman mobile videography. Performa ini dibuktikan dengan raihan apresiasi sebagai “Best Vlogging Smartphone” dari Selular Awards 2020 untuk vivo X50 Pro.

Sutradara peraih penghargaan, Mouly Surya yang juga merupakan salah satu representative dari vivo X CLUB, mengungkapkan, “Sangat memungkinkan untuk menciptakan film hanya dengan sebuah smartphone yang dapat diandalkan seperti vivo X50 Pro.”

Tetapi untuk mengoptimalkan kecanggihan di dalam Vivo X50 Pro, Anda perlu melakukan beberapa penyesuian. Nah, ada 7 tips yang mudah diaplikasikan bagi siapa saja yang hendak membuat film pendek dengan memaksimalkan fitur-fitur di Vivo X50 Pro:

1. Eksplorasi fitur kamera

Setiap pembuat film pasti harus mengenali kemampuan alat-alat yang dipakai dengan baik agar hasil produksi filmnya sesuai harapan. Dengan beragam fitur kamera yang ditawarkan, vivo X50 Pro memiliki beberapa fitur  yang dapat dieksplorasi. Salah satunya, konfigurasi quad camera-nya yang terdiri dari:

Kamera utama 48MP Pro Quad Camera yang dilengkapi sensor IMX598 dan teknologi Gimbal Stabilization dengan dudukan suspensi struktur bola ganda, sistem closed loop motor, lensa 7P dan bukaan besar f/1.6; Kamera 13MP professional portrait dengan fokus standar 50mm; Kamera 8MP Super Wide-Angle dengan sudut pandang luas hingga 120 derajat dan Super Macro dengan fokus dekat 2,5 cm; Kamera 8MP Periscope Telephoto dengan bukaan f/3.4, 5x Optical Zoom dan hingga 60x Hyper Zoom.

Untuk merekam video layaknya profesional, pengguna dapat mengoptimasi kamera utama dengan pengaturan stabil di resolusi kamera 4K 60fps. Namun, saat pengguna merekam video dengan objek yang bergerak lebih hebat seperti saat berlari, resolusi dapat diubah hingga 1080p 60fps, dan mode Ultra Stable juga akan aktif secara otomatis pada resolusi ini. Mode Ultra Stable juga akan memberi kestabilan saat perekaman dengan cara klik ikon ‘tangan terbuka’ di sisi atas jendela layar.

2. Gambar lebih stabil dengan Gimbal Radar

Selain itu, pengguna dapat mengaktifkan fitur Gimbal Radar untuk mengontrol apakah kestabilan gambar sudah optimal. Fitur Gimbal Radar sendiri merupakan komponen software yang bekerja dengan memberikan panduan berupa animasi sebuah lingkaran dengan bola kecil yang bergerak di jendela layar yang menandakan pergerakan gimbal sebenarnya; Saat bola berada di titik tengah, berarti bingkai kamera berada pada titik kestabilan optimal sehingga pengguna dapat menangkap gambar dengan hasil lebih jernih.

3. Pengaturan Cinematic Master untuk Mengoptimalkan Hasil

Untuk memudahkan fokus kamera, pengguna bisa mengaktifkan pengaturan Motion Autofocus untuk mengunci fokus otomatis pada mata, tubuh atau objek yang diinginkan. Selain itu, pengguna juga dapat menemukan pengaturan Cinematic Master di sisi atas jendela layar dalam mode video, yaitu fitur Smart Zoom dan Art Portrait.

Fitur Smart Zoom dapat diaktifkan dengan klik ikon ‘kamera film’. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk memilih objek yang sedang bergerak agar tetap berada di tengah layar, sehingga akan mempermudah proses perekaman gambar. Sedangkan, untuk membuat rekaman yang lebih artistik, pengguna dapat menggunakan fitur Art Portrait dengan klik pada ikon ‘tiga lingkaran’ di sisi atas jendela layar. Dengan fitur ini pengguna dapat mengoptimalkan penggunaan algoritma Bokeh yang dapat diatur dengan akurat, atau aktifkanlah algoritma Mono yang dapat membuat objek lebih menonjol dalam latar belakang apapun.

Teknik color grading juga kerap diperlukan untuk pembuatan film yang apik saat proses pascaproduksi. Dengan fitur Art Portrait ini, pengguna juga dapat memanfaatkan keberadaan 26 filter trendi yang dapat memberikan sentuhan warna estetik dengan mudah dan cepat, yang tentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsep atau alur cerita dari film itu sendiri.

 4. Aktifkan 3D Sound Tracking

Objek yang bergerak akan menyulitkan kamera biasa dalam merekam suara dengan jelas. Untuk mengoptimalkan kualitas suara, vivo X50 Pro dilengkapi dengan standar tiga mikrofon untuk membentuk trio suara tiga dimensi (3D Sound Tracking) yang otomatis meningkatkan kualitas suara. Fungsinya akan lebih optimal dalam format landscape, di mana 3D Sound Tracking ini dapat dengan akurat mendeteksi suara yang datang dari berbagai penjuru.

Fitur 3D Sound Tracking ini juga membuat fokus suara hanya berada pada objek yang diinginkan. sehingga hasil rekaman suara dalam video akan lebih jelas. Fitur ini juga dapat meredam kebisingan, serta menawarkan sistem perekaman suara dalam tiga mode; front, back dan surround recording. Pengguna dapat mengubah pengaturan ini kapanpun selama proses perekaman.

5. Agar suara tetap jernih walau dalam keadaan zoom

Fitur lain yang dapat memudahkan proses perekaman adalah fitur Audio Zoom. Fungsinya akan meningkatkan volume secara otomatis saat pengguna melakukan pembesaran atau zoom pada sebuah objek, sehingga membantu merekam video yang lebih jelas dengan suara yang lebih jernih. Bahkan saat proses zoom 1x sampai 10x, volume audio dapat meningkat hingga 12dB.

6. Menangkap gambar dari jarak jauh

Saat mengambil gambar di perkotaan atau alam terbuka yang memiliki pemandangan menakjubkan, pengguna dapat lebih leluasa menangkap objek yang berada di kejauhan dengan memaksimalkan fitur 5x Optical Zoom. Bahkan pembesaran yang stabil secara digital dapat dilakukan hingga 10x berkat adanya integrasi teknologi Gimbal Stabilization.

7. Optimalkan fitur edit sekali tap

Proses pascaproduksi kerap menyulitkan, karena selain harus mengolah potongan-potongan video hingga menjadi sebuah film utuh, editor juga kadang harus menciptakan video cuplikan berdurasi pendek atau teaser yang bisa diunggah ke media sosial.

Vivo X50 Pro memiliki fitur edit sekali tap di mana editor dapat bereksplorasi dengan fitur ini dan menciptakan video highlight berdurasi 15 detik dengan beragam template yang dapat mengubah rekaman mentah menjadi hasil karya seni yang artistik.

Mobile
oleh Bambang Winarso
Artikel Terbaru