Cara Export dan Import Blog WordPress

Export dan import bisa jadi salah satu alternatif untuk Anda yang ingin memindahkan data postingan dan halaman ke blog lain atau ketika Anda pindah server, selain dari cara migrasi blog yang pernah kita bahas sebelumnya.

Namun cara ini mempunyai kelemahan, di mana seringkali tidak semua data gambar  akan ikut serta saat data dipindahkan. Sehingga, Anda harus memindahkan file gambar secara manual. Tapi, ya saya setuju, ini adalah cara paling mudah untuk membackup artikel dan halaman blog WordPress.

Yang menarik, file yang dihasilkan oleh cara ini bisa dipakai di WordPress self host ataupun WordPress.com gratisan.

Cara Export Blog WordPress

  • Masuk ke dashboard Anda, kemudian arahkan kursor ke Tools dan klik Export.

cara export blog wordpress

  • Lalu pilih data yang ingin di-export, bisa postingan, halaman, group filed atau media. Atau, jika Anda ingin memindahkan semua bisa pilih All content.

cara export blog wordpress

  • Klik tombol Download Export File dan tunggu sampai proses tersebut selesai. Biasanya sih hanya hitungan detik hingga menit.

Cara Import Blog WordPress

Setelah proses export selesai, sekarang Anda bisa lanjut ke tahapan berikutnya, yaitu import.

  • Masuk ke dashboard blog baru Anda.
  • Sama seperti step di atas tadi, arahkan kursor ke Tools dan klik menu Import.
  • Pilih jenis platform yang ingin dipakai. Karena tadi kita asumsikan dari sesama WordPress, maka pilih Install Now di opsi terbawah (WordPress.)
  • Tunggu proses instalasi berlangsung, kemudian klik Run Importer jika sudah selesai.

cara export blog wordpress

  • Klik tombol Browse.

cara export blog wordpress

  • Lalu temukan file .xml yang tadi dihasilkan dari proses export.
  • Selanjutnya, ubah author untuk semua artikel lama ke user yang Anda inginkan, dan klik Download and Import file attachments, lalu terakhir klik Submit.

cara export blog wordpress

 

  • Proses berikutnya adalah menunggu sampai tahap import tuntas.

Data yang diimport biasanya akan langsung mengikuti pengaturan di blog sebelumnya. Jika ia dalam status sudah terbit, maka artikel akan langsung otomatis terbit sesuai dengan tanggal terbitnya. Sedangkan untuk kategori, sistem akan otomatis membuat kategori baru walaupun di blog baru sudah kategori yang sama. Jadi, Anda perlu melakukan pengaturan lanjutan agar kategori tersusun rapi.

Web
oleh Bambang Winarso
Artikel Terbaru