Pengertian, Sejarah, dan Bagaimana Cara membuat Podcast

Digital Music Streaming Multimedia Entertainment Online Concept

Pengertian, Sejarah, dan Bagaimana Cara membuat Podcast

Istilah Podcast sering kali kita jumpai di berbagai platform media digital, sehingga banyak yang mulai paham sekaligus penasaran, apa itu Podcast. Podcast merupakan serangkaian berkas media digital yang berupa audio maupun video yang diterbitkan sewaktu-waktu dan sering diunduh melalui sindikasi web atau internet.

Podcast dianggap sebagai siaran audio dengan suatu topik tertentu yang diunggah ke berbagai media dan platform yang dapat dinikmati kapan saja dan dimana saja. Hal ini tentu membuat podcast menjadi salah satu konten yang cukup digemari oleh masyarakat.

Baca juga: 5 Alat Tempur yang Wajib Disiapkan untuk Menjadi Podcaster

Hampir sama namun tak serupa, podcast memiliki beberapa perbedaan dengan radio. Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah apabila di radio kita harus mendengarkan semua konten yang disiarkan melalui radio, sedangkan di  podcast kita dapat memilih topik yang kita inginkan, bahkan bisa mengulang, dan melewati bagian yang tidak kita sukai.

Sejarah Podcast

Podcast merupakan sebuah singkatan dari gabungan kata iPod dan Broadcast atau penyiaran. Ide ini pertama kali muncul akibat keresahan yang dirasakan oleh Adam Curry, seorang mantan VJ MTV Amerika era 198-an sekaligus seorang mantan penyair. Curry mengeluhkan bagaimana ia dapat memperoleh keuntungan hanya dengan berbicara sesuka hatinya.

Pada saat yang sama, Curry teringat akan seorang pengembang perangkat lunak yang mewujudkan gagasan memasukkan audio ke dalam sistem feed really simple syndication (RSS), Dave Winer. Curry pun akhirnya membuat janji temu dengan Winner.

Sayangnya, dalam pertemuan tersebut Winer tidak mengizinkan Curry untuk menggunakan perangkat lunak miliknya tersebut. Namun di sisi lain, akibat usulan Curry tersebut, membuat Winer berusaha untuk lebih mengoptimalkan ide blog audio dengan mengandalkan sistem RRS.

Pada Oktober 2003, Winer akhirnya membuat kanal RSS yang berisikan rekaman audio wawancara antara mantan wartawan NPR dengan ahli teknologi dan politikus. Sayangnya, pada saat itu banyak pihak yang merasa kurang tertarik dengan konsep yang ditawarkan oleh Winer. Hingga akhirnya Winer membuat serial penjelasan gagasannya mengenai audio berisikan metode blog suara yang dapat dilakukan oleh semua orang.

Kendati tidak dapat menggunakan perangkat lunak milik Winer, Curry akhirnya meretas skrip milik Apple yang dapat membuat komputer melihat satu feed. Hasilnya, Curry menggarap Daily Source Code yang dianggap sebagai podcast populer pertama di dunia karena dapat diputar dan diunduh secara langsung di iPod melalui iTunes.

Istilah “podcasting” sendiri pertama kali muncul dalam sebuah karangan artikel oleh Ben Hammersley di surat kabar The Guardian pada Februari 2004, bersama dengan istilah lain yang diusulkan untuk menamakan teknologi baru ini.

Dalam artikel tersebut, Ben menuliskan berita mengenai audio yang dapat diunduh secara otomatis, dan beberapa saat artikel ingin diterbitkan, Ben diminta mendaftar 20 kata yang bisa menjadi nama untuk fenomena yang disebabkan oleh Curry tersebut. Podcast kemudian menjadi salah satu kata yang terdapat di dalamnya.

Hingga akhir 2005, podcast baru bermunculan hingga menyentuh angka 3000 podcast. Bahkan, pada saat itu seorang presiden AS bernama George W. Bush memiliki podcastnya sendiri.

Artikel seputar Podcast

Di Indonesia, podcast pertama kali hadir pada tahun 2005. Kala itu Boy Avianto membuat podcast pertamanya dengan nama “Apa Saja Podcast” melalui sebuah blogspot. Seiring dengan perkembangan internet di Indonesia, podcast menjadi semakin populer. Hal ini ditandai dengan kehadiran sejumlah podcaster (sebutan untuk orang yang membuat podcast) yang dianggap sebagai penggawa podcast di Indonesia, seperti Adriano Qalbi.

Perkembangan podcast di Indonesia semakin bertumbuh setelah Spotify akhirnya membuka kanal khusus untuk podcast. Semua orang dapat mengunggah konten audio milik mereka ke Spotify melalui kanal hosting seperti Anchor atau Gimlet.

Pada tahun 2018, sebuah survei mengenai podcast yang dilakukan oleh Dailysocial. Dari survei yang dilakukan dengan jumlah responden sebanyak 2.032 pengguna smartphone, ditemukan beberapa fakta menarik seperti konten (65,00%) dan fleksibilitas akses (62,69%) menjadi faktor yang dianggap menarik bagi responden, sehingga mereka memilih podcast.

Selain itu, Spotify (52,02%) adalah layanan paling populer yang digunakan untuk mendengarkan konten podcast oleh responden. Dan rata-rata yang mendengarkan podcast terbanyak di Indonesia terdiri dari generasi milenial dengan usia 20-25 tahun.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Spotify yang dikutip dari Kumparan.com, Indonesia memiliki jumlah pendengar podcast terbanyak se-Asia Tenggara. Lebih dari 20% pengguna di Indonesia mendengarkan podcast setiap bulannya, yang mana jumlah tersebut memiliki persentase yang lebih besar dari rata-rata global.

Carl Zuzarte, selaku Head of Studios Spotify untuk Asia Tenggara memaparkan bahwa ““Podcast di Indonesia bisa dibilang salah satu yang paling menarik di dunia saat ini, jumlah pengguna yang mencari dan mendengarkan podcast terus bertambah,”. Carl juga menyebutkan bahwa pendengar podcast di Indonesia memiliki karakteristik tersendiri.

Semakin berkembangnya podcast membuat banyak masyarakat tertarik untuk mencoba sebagai seorang podcaster, karena sebenarnya membuat podcast pun tidaklah sulit. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat podcast, namun pada artikel kali ini, kami akan memberikan beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat podcast melalui aplikasi Spotify :

  • Persiapkan narasi atau topik yang akan dibuat podcast.
  • Lakukan perekaman suara sesuai urutan narasi yang sudah dibuat.
  • Edit rekaman suara yang sudah dibuat dan akan di-upload ke Spotify.
  • Buat RSS Feed untuk tempat berkas MP3 setiap episode.
  • Pergi ke halaman situs web Spotify for Podcaster.
  • Login menggunakan akun spotify.
  • Klik tombol Get Started, lalu Submit your podcast.
  • Isikan nama pada kolom Your legal name.
  • Centang di kotak Terms and Conditions, lalu klik Continue.
  •  Masukkan link RSS feed di kolom yang disediakan.
  • Kirimkan kode konfirmasi ke email, lalu masukkan kode tersebut.
  • Pada menu Add podcast info, masukkan informasi negara, bahasa, kategori dan penyedia layanan, kemudian klik Next.
  •  Terakhir di halaman Review, pastikan tidak ada kesalahan dalam memasukkan informasi, klik Submit.

Tutorialnya bisa Anda baca di artikel ini: Panduan Membuat Podcast dengan Mudah Menggunakan Aplikasi Anchor

Cara mencari dan memutar podcast di Spotify (smartphone)

  • Buka aplikasi Spotify
  • Login dengan menggunakan akun Spotify
  • Klik tombol “Cari tau Search”
  • Kemudian pilih “Podcast”

  • Jelajahi episode unggulan, atau scroll ke bawah untuk menjelajahi berdasarkan kategori.
  • Pilih podcast atau acara untuk melihat halamannya dan semua episode yang tersedia.
  • Kemudian ketuk tombol “Mulai” untuk mulai mendengarkan

Cara mencari dan memutar podcast di Spotify (desktop)

  • Klik Podcast & Acara.
  • Jelajahi episode unggulan, atau scroll ke bawah untuk menjelajahi berdasarkan kategori.
  • Pilih podcast atau acara untuk melihat halamannya dan semua episode yang tersedia.
  • Kemudian ketuk tombol “Mulai” untuk mulai mendengarkan

Referensi

Gambar header Depositphotos.

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *