Hampir Dimiliki Oleh Semua Orang, Apa Sebenarnya Email?

Hampir Dimiliki Oleh Semua Orang, Apa Sebenarnya Email?

Jika dahulu kegiatan surat menyurat hanya bisa dilakukan dengan menulis pada selembar kertas lalu dikirim melalui layanan kantor pos, kini kegiatan ini dapat dilakukan dengan mudah hanya dengan menggunakan Internet yang disebut dengan Email.

Perkembangan teknologi yang pesat membawa pengaruh yang cukup besar dalam dunia komunikasi. Kini banyak media ataupun platform yang dapat dijadikan sebagai pilihan untuk seseorang ketika ingin berkomunikasi. Salah satunya adalah email.

Apa itu Email?

Email merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris, jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia, email mengandung pengertian surat elektronik. Email disebut sebagai sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer (misalnya Internet).

Dengan menggunakan email, kita dapat melakukan pengiriman pesan secara elektronik antara pihak satu dan lainnya dengan menggunakan internet sebagai media perantaranya. Ini artinya, jika dahulu surat yang kita kirim sampai ke tangan penerima paling cepat sehari setelah dikirim, kini kita dapat berkirim pesan hanya dalam hitungan detik.

Dengan menggunakan email, kegiatan mengirim pesan atau surat akan lebih menghemat waktu serta biaya. Karena pada dasarnya ketika menggunakan email, kita dapat mengirim surat secara gratis bahkan dalam jumlah yang banyak. Namun, Anda hanya perlu membutuhkan koneksi internet ketika ingin menggunakan email untuk mengirim pesan maupun surat.

Selain dapat digunakan untuk mengirim pesan atau surat. Kini email juga digunakan sebagai sebuah persyaratan ketika mendaftar untuk beberapa platform sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya.Dapat dikatakan bahwa di jaman sekarang ini hampir seluruh masyarakat harus memiliki email.

Bahkan, email juga dijadikan sebagai identitas pribadi seseorang. Sehingga Anda dapat memberikan alamat email Anda kepada kerabat ataupun orang lain yang membutuhkan kontak Anda ketika ingin dihubungi.

Dalam dunia pekerjaan, email sangat digunakan untuk mengirim berkas – berkas antar sesama pekerja. Tak jarang juga email digunakan oleh atasan ketika ingin memberikan pekerjaan kepada bawahannya.

Selain itu, dalam dunia pendidikan email juga membantu sekaligus mempermudah peserta didik untuk mengumpulkan tugas kepada para guru ataupun dosen. Terlebih di tengah situasi pandemi yang tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran secara tatap muka.

Untuk dapat menggunakan email, Anda hanya membutuhkan sebuah perangkat smartphone ataupun laptop/PC yang terhubung dengan jaringan internet.

Sejarah Email

Surat elektronik atau yang lebih dikenal dengan sebutan email, sudah mulai dipakai sekitar tahun 1960-an. Kala itu internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan “mainframe” yang terbentuk sebagai sebuah jaringan. Email baru bisa dinikmati oleh khalayak umum pada tahun 1980-an.

Konsep email ini pertama kali dikemukakan oleh Ray Tomlinson pada akhir tahun 1971.  Ray pada saat itu bekerja untuk Bolt Beranek and Newman “BBN” milik lembaga pertahanan Amerika, perusahaan yang dikontrak Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk membangun ARPANET.

Pada mulanya, Ray melakukan percobaan dengan program komputer yang bernama SNDMSG yang pada saat itu digunakan untuk meninggalkan pesan pada komputer, sehingga orang yang memakai komputer dapat membaca pesan yang ditinggalkan oleh pemakai komputer. Pada saat itu normal ketika banyak orang menggunakan komputer yang sama secara bergantian.

Tak cukup sampai disitu, Ray melakukan percobaan berikutnya dengan menghubungkan SNDMSG melalui file protocol yang bernama CYPNET sehingga program SNDMSG dapat mengirimkan pesan ke komputer lain, namun masih berada dalam satu jaringan ARPANET.

Pada tahun 1971, Ray mengirim pesan surat elektronik pertama sekaligus menjadi pesan surat elektronik pertama di dunia. Sayangnya, isi pesan yang dikirim oleh Ray berupa “kata-kata tes” sepenuhnya dilupakan, kemungkinan pesan pertama yang dikirimkannya adalah QWERTYUIOP atau huruf serupa,” kata Ray dalam akun Flickr miliknya.

Pada tahun 1972, Ray memperkenalkan lambang @ (dalam Indonesia dibaca ET) sebagai identitas email untuk memisahkan antara Identitas pengguna dengan domain. Dalam bahasa Inggris lambang “@” memiliki arti AT yang berarti “di”. Itulah mengapa semua alamat email yang kita miliki selalu menggunakan lambang @ sebelum domain, seperti @gmail, @yahoo, dan lain sebagainya.

Jenis Email 

Beberapa jenis email yang paling umum digunakan :

  • POP Mail 

merupakan singkatan dari Post Office Protocol, digunakan untuk menyinkronkan email dari Gmail ke klien email apa pun yang kompatibel, seperti Outlook, Thunderbird, atau Apple Mail. Sama seperti IMAP, POP bukanlah produk Google; ini adalah protokol terstandarisasi dan sesuai dengan RFC yang dapat dipilih agar kompatibel dengan klien atau layanan email apa pun.

Pengguna Gmail dapat menggunakan mode normal atau mode terbaru POP untuk menyinkronkan email mereka. Jika menyinkronkan email Anda ke satu program email, sebaiknya gunakan mode normal.

Jika Anda menyinkronkan email ke beberapa program email lain, sebaiknya gunakan mode terbaru. Jenis layanan email ini merupakan jenis layanan email yang paling sering dipakai perusahaan untuk berkomunikasi secara internal dengan karyawannya.

  • Web Mail

Web mail adalah jenis layanan email berbasis web. Web mail merupakan layanan email yang dapat diakses menggunakan browser web standar. Selain itu, banyak penyedia layanan internet menyediakan webmail sebagai bagian dari paket layanan internet mereka.

Demikian pula, beberapa penyedia web hosting juga menyediakan webmail sebagai bagian dari paket hosting mereka. Beberapa contoh penyedia webmail adalah AOL Mail, Gmail, GMX Mail, Mailfence, dan lain – lain.

  • Forward Mail

Forward mail atau penerusan email secara umum mengacu pada operasi pengiriman ulang pesan email yang dikirim ke satu alamat email ke satu atau lebih alamat email yang berbeda. Biasanya, email jenis ini sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan untuk mereka yang sering ganti-ganti alamat emailnya.

Penerusan email juga dapat mengarahkan email ke alamat tertentu dan mengirimkannya ke satu atau lebih alamat lain. Begitu juga sebaliknya, item email yang menuju ke beberapa alamat berbeda dapat bertemu melalui penerusan untuk berakhir di satu kotak masuk alamat.

Cara Membuat Email

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, terdapat banyak layanan Email yang dapat Anda gunakan, pada artikel kali ini, kami akan memberikan tips mengenai cara membuat akun Email menggunakan layanan Gmail dan juga Yahoo.

Cara membuat akun Gmail:

  • Kunjungi situs https://accounts.google.com/SignUp
  • Isi identitas pribadi Anda seperti nama depan, nama belakang, dan nama pengguna yang ingin Anda gunakan sebagai alamat gmail Anda.
  • Buat kata sandi.
  • Setelah semua terisi di laman pertama, klik “Berikutnya”
  • Pada laman ini, Anda diharuskan untuk mengisi identitas lain seperti nomor telepon, alamat email opsional, tanggal lahir, dan juga gender, setelah itu klik “Berikutnya”
  • Google akan mengirim kode verifikasi ke nomor telepon yang telah Anda masukkan, klik “Kirim”.
  • Masukan kode verifikasi, kemudian klik “Verifikasi”.
  • Kemudian Google akan memberitahukan Privasi dan Syarat yang harus Anda ketahui, klik “Saya Setuju”.
  • Selesai, Anda bisa login melalui akun Gmail Anda.

Cara Membuat akun Yahoo :

  • Kunjungi situs https://login.yahoo.com/account/create
  • Isi identitas pribadi Anda dengan memasukkan nama depan, nama belakang,  nama pengguna yang ingin Anda gunakan sebagai alamat Yahoo Anda, password, nomor telepon, tanggal ulang tahun serta gender. Klik “Continue”
  • Yahoo akan mengirim kode verifikasi via SMS
  • Masukan kode verifikasi
  • Selesai, Anda dapat login menggunakan akun Yahoo Anda.

Daftar Pustaka

Artikel Menarik Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *